March 16, 2009

sadu...

`
bulan ke-tiga
tak ada sadu di mataku
tak ada sadu di tanganku
tak ada sadu di telingaku
tak ada sadu di bibirku
tak ada sadu di otakku

tapi semalam sadu ada di mimpiku, entah apa yang membawa ia masuk ke dalam sana. ku merasa sadu sangat nyata, jelas terdengar, jelas terlihat, jelas tersentuh, jelas terucap, jelas terekam. entah pertanda apa mimpiku semalam, ku tak berani menerka…

hari ini kubebaskan semua inderaku ber-sadu-sadu, hanya hari ini…

sadu…
waktuku tak banyak lagi
hanya tiga jam menjelang esok
tak ingin kupejamkan mata hingga esok tiba
segala pinta dan harap tak kusiakan
karena esok tak ada lagi sadu..


semoga sadu tak ber-sadu disana
-nda-

March 13, 2009

Hari Terakhir (2)

Sesaat setelah gw posted hari terakhir, pintu ruangan gw diketuk seseorang, kita sebut saja dia mawar.
Mawar : win, ntar sore ikut makan² ya di belakang
Winz : hah??(ceritanya kaget, scara baru aja gw posting hari terakhir, kirain ga bakal ada acara)*setelah 1 detik…owh ok I will..
Hohoho.. it must be a farewell party & itu brarti gw bolos lagi. Jumat mmg hari rawan madol. Makanya pas daftar kelas, prioritas utama gw adalah hari jumat. Gw pasti pilih dosen yg bisa titip absen hehe… Jujur aja niy ye, dr pertama masuk semester 4 gw blm pernah tau muke dosen prilaku konsumen gw scara dia ngajar hari Jumat & gw ga pernah masuk hingga sekarang which is 1 minggu menjelang UTS, klo gw pikir siy sekalian aja gw ga masuk dari pada masuk, trus dosennya heran ada mahasiswi mencolok kaya gw, yg ada gw diusir nanti kikikikikik..

*********
Ternyata Mawar CS telah mempersiapkan acara ini. Mungkin karena kesibukan gw yg menggila atau karena kedekatan gw dengan si dia adalah alasan kenapa gw tidak ikut dilibatkan untuk mempersiapkannya. Buat gw siy ga da masalah yg penting cihuy..

Hampir satu tahun gw bajak sawah disini, perbedaan atmosfer membuat gw cukup kaget pada awalnya, tp skrg gw mlh ngerasa sgt nge-blend hehe..klo di starbucks tuh kaya Vanilla Frappuccino Light Blended Coffee hmm, yummy…

Satu tahun mampu memberikan perubahan drastis buat gw, klo msh inget iklan scott’s emulsion “badanku dulu tak segini..kini tak cukup lagi…kupintar kubesar tambah tinggi..scott’s emulsion kutumbuh besar…” pertama kali masuk, badan gw sekelingking ibarat kambing korban, mao diobral juga ga bakalan dilirik kikikik..entah virus apa yg menjangkit kala itu sehingga gw sulit untuk bertumbuh kembang baik jasmani maupun rohani haha (lebay mode on) nah klo sekarang….ampun deh tiap gw keluar rumah ketemu sama ibu² tetangga komentarnya pasti sama..
Ibu² tetangga: “win kamu gendutan deh” | “mba winda kayanya gendutan ya??” | “pindah kerja kok jd gendut niy..seneng ya??”
Winda : (biasanya gw cm senyam senyum bedul) “ho..oh”
Ibu² tetangga : “tp gpp bagusan kaya gini lebih berisi”
Winda : (masih dengan senyuman bedul) “iya..maacih..”(mereka pikir gw ketupat apa, pake diisi segala…jiakakakakakakak)
Selain perubahan bobot, ada banyak perubahan lainnya siy tp kayanya ga ush disebutin lah takut menimbulkan riya haha..

*********
Disini pula gw mengenal pertunjukan seni baru, suaranya lebih indah dari petikan senar gitar Tohpati, tariannya lebih indah dari Adella dan Aletta dou ballerina asal Jakarta hehe...apakah itu???

Pertunjukan kuli² berita mengolah hasil nguping, hasil ngintip, dan hasil tanya² hehe... gw baru tau gw klo ternyata suara orang ngetik sekeren itu..
tiktiktiktiktitktiktiktitktik....tarian jemari di atas keyboard membuat suara saut menyaut satu dengan yang lain membentuk sebuah irama yang mengeluarkan bunyi oplah..oplah...oplah..uang..uang....uang...bonus..bonus..bonus....hahaha... sungguh pertunjukan yang ciamik.

*********
Party sama kuli tinta ternyata ga da matinya…smalam suntuk ngunyah, ngoceh, nyanyi, cekakakan...haha...caur abezzzz...

Yang baru buat gw adalah....melihat langsung dampak dari minuman haram yang selalu didengungkan bung Rhoma lengkap dengan goyangan gitarnya....
Sungguh dasyat tuh aer, bener² buat orang mabuk kepayang haha..gambarannya tuh persis bgt kaya Teuku Firmansyah meranin aktor mabok di sinetron Alisya haha..mata merah, omongan meracau, tingkah laku serabutan, pokonya ga da indahnya dah. Gw aja yg berada pada radius 2m ikutan siok ngliatnya haha...Pokonya percaya deh sm apa kata bung Rhoma untuk menjauhi mrazzz..sama sekali ga bermanfaat yang ada malah bikin masalah..kikikikik

At the end, kesenangan itupun harus berakhir...pesta diselesaikan...
sekali lagi selamat tinggal Hayam Wuruk 122...

thnx for the everything,
-winz-

March 6, 2009

Hari terakhir

Kembali kumerasakan hari terakhir.

Berbeda dengan kemarin, gegap gempitanya sebuah pesta perpisahan tak terlihat kali ini. Tak ada juga bungkusan cantik yang diberikan sebagai simbolis sebuah perpisahan. Bahkan ucapan selamat jalanpun nyaris tak terdengar di penghujung perpisahan ini.

Hanya diberi waktu satu tahun…
Satu tahun merupakan waktu yang lama untuk sekedar mengerti dan memahami namun satu tahun adalah waktu yang sangat singkat untuk sebuah perpisahan.

Begitu banyak yang harus kukemasi, perjalanan satu tahunku ternyata berserakan di sana sini. Satu persatu kukemasi mereka kedalam sebuah box bernama kenangan. Setelah yakin tak ada yg tersisa kututup rapat kenangan itu, kupercaya bahwa suatu saat kenangan itu akan terbuka dan dapat kupastikan bahwa isinya akan kembali berguna walau tidak semua.

Kusiap untuk melanjutkan hidupku. Walaupun ucapan selamat jalan tidak pernah terdengar olehku, aku tetap akan mengucapkan selamat tinggal Hayam Wuruk No. 122.

Semoga disana, esok kan lebih bahagia.

gonna be miss u
-winz-

ga penting


Konsep, strategi, eksekusi telah menjadi kata² yang menakutkan 2 bulan terakhir ini dan sepertinya akan terus menakutkan hingga batas waktu yang tidak bisa dipastikan. Kata² itu salalu aja gentayangan di otak, ga peduli siang ataupun malam. Jelangkung, Setan Pocong, Hantu Jamu Gendong, Hantu Budeg kalah serem sama kata² itu. Bisa kebayang ga lo...2 bulan kemarin adalah bulan mencekam buat gw.....

Mencekam dan melelahkan lebih tepatnya. Target, dead line, konfirmasi, laporan merupakan salah banyak mahluk yang selalu ngejar² gw, membuat gw ngos-ngos-an even ketika gw tertidur. Ibarat kata ni ya mereka seperti pembunuh bayaran yang super sadis yang selalu memborbardir waktu gw.

Meeting demi meeting, event demi event selalu menghampiri..ups..sebenernya mereka tidak benar² menghampiri, mereka hanya suit-suit minta dihampiri dan sialnya gw tergiur dengan suitan itu...huffhh...Kopi dan asap rokok menjadi konsumsi wajib dikala meeting. Weitttssss nanti dulu...jgn ampe salah ambil kesimpulan ya, gw masih tetep ga doyan kok sama rokok dan sampai saat ini pula gw masih terheran-heran dimana letak kenikmatan dari sebuah gulungan kertas yang berisi daun kering beraroma tengik itu. (Hehe...maaf untuk para pecinta rokok). Klo mengenai kopi..hmm, i’m already crazy bout it...no coffee no work, namun tetep saja bukan sebarang kopi, sistem cerna gw hanya bisa mencerna kopi beraroma “vanilla latte” selebihya bakal dilepehin hahaha…(mmg kopi di cerna yak???) pokonya klo buat gw kerja tanpa vanilla latte bagai sayur tanpa garam.Hohohoho


Hmm...itulah secuil cerita (setelah dilebih-lebihkan pastinya) yang menghias kehidupan gw dua bulan kemarin dan gosipnya secuil berita di atas akan terus menghias perjalanan gw beberapa bulan mendatang..haiyah......


Tulisan gw kali ini totally ga penting. Hehe.. gw cm pengen nulis aja setelah sekian lama gw ga update blog gw ini. Ternyata memulai kembali menjadi sesuatu yg sangat sulit, sebenernya udh banyak bgt ide melayang-layang di otak tp ketika gw mencoba untuk menuliskannya kok jadi susah ya..haha....semoga sesuatu yg tidak penting ini bisa menjadi awal yang manis..hehe..



January 15, 2009

Suara Hati

otak dan hati....

otak selalu dituntut untuk menghasilkan tindakan rasional yang kadang tidak berperasaan.
sementara hati, terkadang irasional namun pasti berperasaan.

latihlah telinga untuk mendengar suara hati
jangan tutup daunnya dengan ke-egoisan
jangan pecahkan gendangnya dengan emosi dan nafsu syaitan
arahkan dia menuju hati terdalam
biarkan dia mendengar suara di dalam sana
dan percayakan suara itu untuk menuntun setiap langkah kehidupan

masih giat berlatih,
-winz-

January 5, 2009

They Call it Love

Perhatianku kepadamu melebihi siapapun, kupastikan bahwa kau tidak memerlukan perhatian lain selain punyaku. Tak kusisakan waktu untuk diriku, seluruhnya kuserahkan hanya untukmu. Menemanimu, menanjakanmu, memujamu, malayanimu, melindungimu adalah semua hal yang aku lakukan untukmu.

Mereka menyebut ini cinta. Kaupun merasakan bahwa ini sebuah cinta. Tanganku berbisik bahwa ini adalah cinta seakan butuh pengakuan atas segala usaha untuk memegang dan menggenggammu disaat kau merasa sendiri. Kakiku berbicara bahwa ini adalah cinta seakan butuh penghargaan atas kelelahannya untuk selalu menujumu dan manopangmu. Telingaku menyebut ini cinta seakan butuh sanjungan atas kerja kerasnya untuk selalu mendengarkan keluh kesahmu, marahmu, sedihmu dan sakit hatimu. Otakku berucap bahwa ini adalah cinta seakan butuh pujian atas kepintarannya memutar balikkan logika untuk selalu memahami dirimu dan maumu. Hingga akhirnya mulutkupun mengatakan bahwa ini adalah sebuah cinta karena tangan, kaki, telinga dan otak memaksanya untuk menyebut ini cinta.

Tapi kenapa hati kecilku tidak rela menyebut ini cinta?? walaupun kebahagianku melebihi kebahagiaanmu saat kau berbahagia karenaku.

Saat melihat kau bahagia, aku memang ikut berbahagia tapi itu karena aku merasa tanggung jawabku kepadamu berkurang satu demi satu. Ya....... hanya karena aku harus bertanggung jawab. Mengenai kesakitanku kuanggap itu sebagai pengorbanan dari sebuah tanggung jawab dan mengenai kebahagiaanku kuanggap itu sebagai bonus dari sebuah tanggung jawab...tanggung jawabku kepadamu...

Sometimes I feel so tired with this responsibility. I really wanted to turn it into something what they called "love"... but I can't change anything...love certainly culminate into responsibility but responsibility does not always deliver love....

-winz-

December 29, 2008

Enyahlah

rasa ini hadir kembali
rasa yang seharusnya telah mati
rasa yang seharusnya telah terkubur

puluhan kali kutolak rasa ini agar segera berpaling
ratusan kali kucaci rasa ini agar segera pergi jauh
jutaan kali kuhujam rasa ini agar tak kembali

kumohon...enyahlah rasa yang tidak berperasaan..

sunyi disini,
-winz-